Rabu, 07 September 2011

FRANKENSTEIN

      Kisah Frankenstein bercerita tentang seorang mahasiswa kedokteran, yaitu Dr. Victor Frankenstein, yang bereksperimen untuk menciptakan manusia dengan teknologi dan ilmu kedokteran. Dr. Frankenstein terobsesi untuk menciptakan manusia yang sempurna. Dia menggunakan organ otak profesornya yang baru meninggal, mengumpulkan potongan tubuh dari beberapa jenazah yang masih baru, menjahit potongan-potongan itu menjadi satu tubuh, dan menciptakan manusia baru yang dianggapnya sempurna, Makhluk eksperimen itu dibangkitkan dengan energi listrik dari petir dan belut listrik. Setelah mengerjakan eksperimen itu, Victor terkejut ketika makhluk eksperimennya menjadi seorang iblis buruk rupa. Makhluk itu dikenal sebagai Frankenstein. Monster itu sebenarnya tanpa nama karena tidak pernah diberi nama oleh penciptanya. Monster ini menjadi teror menakutkan sejumlah orang terutama penciptanya, Dr. Victor Frankenstein.

     Novel Frankenstein ini laku keras di pasaran sejak pertama kali dipublikasikan tahun 1818 hingga abad ke-20. Cerita karya Mary Shelley ini berlandaskan pengalaman pribadinya dan tentu saja dipadu dengan imajinasi, studi literatur, serta impiannya yang saat itu berusia 19 tahun.
Pada saat Mary Shelley berusia 19 tahun, ia dan kekasihnya yang seorang penyair Inggris yaitu Percy Shelley, diundang oleh Lord Byron yang juga seorang penyair ternama ke tempat kediamannya di sebuah kastil di tepi Lake Geneva.
Sayangnya cuaca sangat buruk beberapa hari itu. Karena tidak bisa beraktivitas di luar, Lord Byron menantang mereka masing-masing untuk menulis cerita mencekam.
Di suatu malam dengan badai hebat di luar sana, Mary Shelley tiba-tiba terbangun setelah mendapat mimpi yang buruk. Kemudian setelah dapat menguasai dirinya kembali karena terkejut, dia menuliskan mimpinya dalam sebuah cerita. Mimpi Mary Shelley tentang mahasiswa yang menciptakan manusia baru dari mayat itulah asal mula cerita Frankenstein. Mary memenangkan pertaruhan dari ketiga orang itu dan novelnya melegenda sebagai kisah Frankenstein hingga saat ini.

Selasa, 06 September 2011

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI & SELAMAT MENIKMATI KETUPAT

SELAMAT LEBARAN
Ahoooyyyy......akhirnya blogku kembali terisi....
Okey...tak ada kata terlambat untuk mengucapkan MAAF.... Nah berhubung q posting pas  H + 7 alias hari ke 7 ( tujuh ) setelah lebaran tepatnya hari Rabu ( 31 Agustus 2011 / 1 syawal 1432 H ) atau sesuai dengan keputusan DEPAG ( departemen agama ).
yaa...langsung aja... Q mau ngucapin :
SAMPAI JUMPA LAGI RAMADHAN
SAMPAI JUMPA LAGI SAHUR, IMSAK
SAMPAI JUMPA LAGI PUASA
SAMPAI JUMPA LAGI BUKA PUASA, BUKA BERSAMA
SAMPAI JUMPA LAGI TARAWIH, TADARUS
SEMOGA KITA AKAN DIPERTEMUKAN LAGI PADA MOMEN INDAH TERSEBUT DI TAHUN BERIKUTNYA...AMIEN....
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
31 AGUSTUS 2011 / 1 SYAWAL 1432 H
chaaooo.....

Rabu, 29 Juni 2011

LEONARDO DA VINCI 1452-1519


     Kepalanya diloloskan bidan dari rahim sang ibu tahun 1452 dekat kota Florence, Italia. Dan kepalanya dimasukkan ke liang kubur tahun 1519. Dia itulah Leonardo dan Vinci. Abad demi abad tak membuat guram reputasinya selaku mungkin genius yang paling brilian yang pernah hidup di planit bumi ini. Kalau saja ada daftar "orang-orang termasyhur" sudah pasti Leonardo da Vinci tercantum nomor wahid diantara lima puluh tokoh lainnya. Tetapi, bakatnya dan reputasinya tampaknya dilebih-lebihkan jika diukur dari pengaruhnya terhadap sejarah.
     Dalam buku catatannya, Leonardo meninggalkan sketsa banyak penemuan-penemuan modern, misalnya masalah pesawat terbang dan kapal selam. Karena catatan itu sekedar membuktikan kebrilianan dan orisinalitas, tak adalah pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Pertama, Leonardo tidaklah membuat model dari penemuan-penemuan itu. Kedua, meskipun ide-idenya amat cemerlang, tak menunjukkan bahwa ide-ide itu dapat dilaksanakan. Taruhlah ide-ide tentang pesawat terbang dan kapal selam itu: Jauh lebih sulit membuat model untuk pembuatan kongkritnya. Yang namanya penemu besar bukanlah sekedar mereka yang punya ide-ide brilian tetapi gagal mewujudkannya, tetapi yang disebut penemu besar itu adalah orang-orang seperti Thomas Edison, James Watt atau Wright bersaudara yang punya bakat mekanik dan ketekunan menggarap perincian-perincian dan mengatasi kesulitan pembuatannya hingga betul-betul berfungsi. Leonardo tidak lakukan hal macam ini.
     Lebih jauh dari itu, kendati sketsa-sketsanya memuat juga perincian-perincian yang diperlukan agar penemuannya bisa berwujud, toh masih ada juga bedanya, karena penemuan-penemuan itu cuma terkubur di buku catatan dan baru diterbitkan berabad-abad sesudah Leonardo sendiri mati. Pada saat catatan-catatannya diterbitkan (yang kebetulan teksnya ditulis di atas kaca), ide-ide yang termaktub dalam penemuan itu sudah ditemukan pula oleh orang-orang lain secara berdiri sendiri. Kita berkesimpulan, sebagai ilmuwan dan penemu, Leonardo tak punya pengaruh penting.
     Pencantuman Leonardo dalam daftar ini karena itu disebabkan terutama pada karya-karya artistiknya. Leonardo memang seorang seniman kelas tinggi walau tidak setenar Rembrandt, Raphael, Van Gogh atau El Greco. Diukur dari akibat-akibat yang ditimbulkannya dalam hal perkembangan seni berikutnya, pengaruhnya jauh lebih kecil ketimbang Picasso maupun Michelangelo.
     Leonardo punya kebiasaan yang patut disayangkan. Dia memulai sesuatu proyek dengan ambisi yang berkobar-kobar, tetapi tak pernah merampungkan sebagaimana mestinya. Katakanlah dia itu "panas-panas tai ayam." Akibatnya, hasil lukisannya yang tuntas jumlahnya jauh lebih sedikit ketimbang karya pelukis-pelukis yang disebut di atas. Karena terlampau sering dia pindah dari satu lukisan yang belum rampung ke lukisan lainnya lagi, Leonardo berhasil membagi-bagi bagian penting dari bakatnya yang luar biasa. Walau tampaknya kikuk, menganggap Leonardo seorang yang kurang begitu becus padahal dialah pencipta lukisan Mona Lisa, tetapi ini sudah jadi kesimpulan yang lazim dilakukan oleh mereka para ahli yang menyelidiki karier Leonardo.
     Mungkin saja Leonardo da Vinci orang yang paling berbakat yang pernah hidup, tetapi kelestarian karyanya relatif kecil. Dan meskipun dia seorang arsitek masyhur, tampaknya dia belum pernah mendirikan bangunan yang betul-betul terbangun. Dan tak satu pun karya patung pahatnya yang masih bisa ditemukan sekarang. Peningggalan hasil bakatnya yang indah terdiri dari sejumlah sketsa, beberapa lukisan yang menakjubkan (tak sampai dua puluh lima jumlah yang masih tinggal), dan seperangkat catatan-catatan yang bisa membikin orang abad ke- 20 terbengong-bengong atas kegeniusannya, tetapi sedikit atau bahkan tak ada samasekali pengaruhnya terhadap ilmu pengetahuan atau pun bidang penemuan. Tetapi, betapa pun selangit bakatnya, tidaklah dia tergolong seratus tokoh yang berpengaruh yang pernah hidup di atas bumi kita yang bundar ini.